REVIEW HAIR TONIC BORJU INTENSE CARE | HAIRCARE ROUTINE INDONESIA


Review hair tonic lagi nih! Kali ini haircare routine gue bareng BORJU INTENSE CARE, yang specialist banget buat mengatasi rambut rontok pake hair tonicnya yang eksklusif banget. Kok ekslusif sih? Gue ceritain ya pengalaman gue -+ 2 minggu setelah pakai hair tonic dari Borju Intense Care ini!

Kalau ditanya soal harga, memang agak kaget sih pas awal denger kok bisa harganya Rp 450K??? Tapi tenang jangan langsung tarik napas gitu dong! Harga itu sesuai sama kualitas yang dikasih sama Borju ini sih menurut gue, setelah gue pakai lebih dari 2 minggu ya. Apa aja emang yang gue dapet setelah rutin pakai?


1. Rambut Rontok BERKURANG! Jelas banget kerasa sih sama gue, mulai dari gue setiap abis shalat dzuhur kan pasti sisiran pake jari atau emang pake sisir yang selalu gue bawa. Nah, itu berkurang bahkan nggak jarang malah gak ada sama sekali rambut rontok gitu. 

2. Rambut jadi lebih sehat! Sehat kayak gimana sih? Gue rasanya lebih hitam berkilau, terus nggak kering gitu lho, alias berasa banget ternutrisi gitu rambutnya. Jadi berasa lembut dan emang sehat gitu!

3. Wangi dan pede tanpa pomade dsb! Pakai ini rasanya rambut jadi lebih bisa bernapas gitu, karena gue nggak pakai pomade dan hair styling semacamnya gitu.

Pokoknya yang gue keluhkan dari produk ini sih cuma 1, harga! Haha... Tapi bagus banget produknya sih menurut gue, dengan isi 50ml dan harga segitu menurut gue worth it karena SE-BAGUS ITU! Oh iya, kayaknya ini salah satu hair tonic yang pernah gue coba, tapi nggak ada efek dingin ala alkohol gitu deh. Kalau dilihat sih ya, komposisinya ga tertulis 'ALKOHOL', tapi nggak tau deh nama lainnya ada atau nggak, soalnya tertulisnya banyak gitu nama-nama asing.


Nah, jadi menurut lo gimana nih? Harga selangit tapi AMPUH banget, atau harga IRIT tapi slow banget efeknya? Wajib coba deh BORJU INTENSE CARE!

Spotify For Podcaster? Gue Dengernya Podcast The Spectrum Talks!

 


Spotify akhir-akhir ini lebih banyak gue pake buat dengerin Podcast! Spotify for podcaster jaman now ya kayaknya? Hihi… Gue tuh lagi seneng dengerin podcast gitu, gue kan content creator video, dan blog juga, jadi harus bisa menyesuaikan saat keadaan Covid kayak gini biar tetap produktif dan terus dapat inspirasi gitu. Iseng dong nyari-nyari Podcast, nemu Podcast The Spectrum Talks, terus gue dengerin podcast yang episode Adhitya Mulya — Best-selling Author & Continuous Improvement Partner, nggak kerasa dengerin podcastnya yang seru berdurasi 50 menit-an ini! Kupas tuntas semua pembahasan soal karyanya yang jadi Best Seller dan diangkat jadi film, terus relate banget sama gue juga yang suka bikin konten, dan harus menyesuaikan sama keadaan diri kita sendiri seperti yang diceritain sama narasumber podcastnya itu.

 

Podcast ini kan emang salah satunya pengamatan business dari sudut mereka yang udah punya pengalaman luar biasa, cukup ngebuka banyak wawasan sih buat gue. Podcastnya kali ini ada ngobrol bareng Kang Aditya Mulya (Penulis Novel: Jomblo, Sabtu Bersama Bapak dsb), dan ternyata kang Adit juga terkena dampak nih soal COVID-19 di kantornya, dan dia menceritakan soal gimana manajemen bisnisnya berjalan saat Covid gini.

 Baca JugaDating Apps? Coba DASH App, Say Hi Sekarang! Cuma Aku & Kamu yang Tahu!

Kalau ngeliat dari semua novel karyanya nih, Kang Adit tuh cerita soal gimana dia transformasi dia dalam setiap karya bukunya gitu lho, setiap karya merefleksikan keadaannya sendiri, mulai dari yang biasa sampai menonjolkan sisi keseriusan dirinya, dilihat dari karyanya sih dari novel Jomblo, Gege Mengejar Cinta, Travellers Tale, Catatan Mahasiswa Gila, Mencoba Sukses,  sampai ke Sabtu Bersama Bapak mungkin banyak dari kalian udah sering lihat karyanya, nah keliatan banget kan transformasi karyanya itu, dimana sosok kang Adit ternyata seperti diceritakan di Podcastnya kalau dia emang nulis tuh ngikutin sama alur hidupnya, dari yang comedy, sampai serius, katanya sih yaaa menyesuaikan dari umur yang merefleksikan dirinya sendiri.

 


Ternyata itu juga terjadi sama gue sih, ketika gue bikin konten baik di Blog maupun Vlog, dari jaman cuma ketawa-ketiwi sampai gue mikir di mana harus namanya bikin karya yang ada value dan merefleksikan diri gue pribadi, sesuai banget sama apa yang gue dengerin di Podcast episode kali ini. Ngedenger setiap ceritanya nih di podcast ini, bikin gue ngerasa belum apa-apa gitu dalam berkarya, karena dengerin cerita dia yang luar biasa, bikin gue termotivasi buat “OK GUE JUGA MAU PUNYA BANYAK KARYA YANG SEHEBAT SOSOK KANG ADITYA!”. Nah, coba deh lo dengerin langsung kang Aditya cerita di Podcast The Spectrum Talks. Btw, lo pernah baca buku kang Aditya Mulya yang mana?

 

Eh, ngomongin soal Podcast The Spectrum Talks, ini tuh presented by Suitmedia. Ada yang udah tau belum soal Suitmedia? Suitmedia adalah digital agency Indonesia yang memiliki spesialisasi di bidang web & mobile application development, serta integrated digital marketing. Berdiri sejak tahun 2009, Suitmedia sebagai digital agency yang berpusat di Jakarta juga memiliki kantor cabang di Bandung, Yogyakarta, dan Singapura. Suitmedia sudah bekerja sama dengan ratusan klien terutama dari perusahaan besar dengan fokus transformasi digital di setiap lini bisnis, antara lain Bursa Efek Indonesia, Bank BCA, Sharp Electronics, Astra Group, Danone Group, Wings Group, dsb. Suitmedia juga membantu mengembangkan startup teknologi seperti Bukalapak, HIJUP, Kitabisa, Nebengers, dan Panti.id.

Nah, buat yang masih kepo sama Spectrum Talks, lo bisa kepoin di social medianya di sini @spectrum.talks dan @suitmedia ya!


Followers